Teman-Teman remaja, Mau cepat tau apa sih itu politik Ayo baca dari BAB 1 Dulu Ya....
Salam
BAB I PENDAHULUAN
Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusunan makalah dengan judul Dasar-dasar Ilmu Politik dapat berjalan tanpa halangan yang berarti, dari awal sampai selesai.
Penulisan makalah ini berdasarkan literatur yang ada. Penyusun
menyadari akan kemampuan yang sangat terbatas sehingga dalam penyusunan
makalah ini banyak kekurangannya. Namun makalah yang disajikan sedikit
banyak bermanfaat bagi penyusun khususnya dan mahasiswa lain pada
umumnya.
Dalam kesempatan ini disampaikan terima kasih atas bimbingan, bantuan serta saran dari berbagai pihak.
Ilmu politik merupakan salah satu ilmu tertua dari berbagai ilmu yang
ada. Meskipun beberapa cabang ilmu pengetahuan yang ada telah mencoba
melacak asal-usul keberadaannya hingga zaman yunani kuno, akan tetapi
hasil yang dicapai tidak segemilang apa yang telah sicapai oleh ilmu
politik. Ketika kita menggunakan istilah ideology baik dalam bahasa
social, politik maupun wacana kehidupan sehari-hari, berarti kita
menggambarkan sebuah konsep yang memiliki sejarah panjang dan kompleks.
Dalam makalah kami akan memaparkan tentang dasar-dasar ilmu politik.
A. Latar belakang
Partisipasi politik masyarakat merupakan salah satu bentuk
aktualisasi dari proses demokratisasi. Keinginan ini menjadi sangat
penting bagi masyarakat dalam proses pembangunan politik bagi
negara-negara berkembang, karena di dalamnya ada hak dan kewajiban
masyarakat yang dapat dilakukan salah satunya adalah berlangsung dimana
proses pemilihan kepala negara sampai dengan pemilihan walikota dan
bupati dilakukan secara langsung. Sistem ini membuka ruang dan membawa
masyarkat untuk terlibat langsung dalam proses tersebut.
Di Indonesia pemilihan kepala daerah langsung merupakan sejarah
terhadap proses demokratisasi yang berlangsung setelah adanya reformasi.
Pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan titik awal yang bagus
bagi terciptanya proses demokratisasi di negara kita, karena sistem ini
sangat menghargai partisipasi politik masyarakat. Dalam sistem poitik
kita hari ini yang sedang berlansung dimana proses pemilihan kepala
negara (presiden) sampai dengan pemilihan walikota dan bupati di lakukan
secara langsung, sistem ini membuka ruang dan membawa masyarakat untuk
terlibat langsung dalam proses tersebut.
B. Tujuan
Untuk menciptakan modernisasi politik maka dibutuhkan partisipasi
politik masyarakat. Apalagi Indonesia saat ini sedang melakukan
pembangunan politiknya sesuai dengan nilai-nilai demokrasi baik
sistemnya maupun manusianya. Partisipasi politik masyarakat sangat
berpengaruh atas hasil-hasil yang akan di capai dalam proses pemilihan.
Partisipasi menurut Samuel P. Hutington dan Jean Nelson adalah
“…kegiatan yang dilakukan oleh para warga negara, individu-individu
dengan tujuan mempengaruhi pengambilan keputusan pemerintah…”
Partisipasi masyarakat dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004
Tentang Pemerintahan Daerah terlihat jelas peran serta dan partisipasi
masyarakat dalam proses politik. Untuk itu partisipasi dan pembangunan
politik dari masyarakat merupakan prasyarat terhadap proses
demokratisasi. Dukungan yang efektif bagi suatu pergeseran yang besar
dalam kebijaksanaan-kebijaksanaan ekonomi atau sosial biasanya berasal
dari partisipasi kolektif yang terorganisasi yang dapat tampil dalam
berbagai bentuk.
Pertama, ia mencakup kegiatan-kegiatan akan tetapi bukan sikap-sikap
atau perilaku politik yang biasanya dipengaruhi oleh orientasi nilai
individu dan sebagainya.
Kedua, kegiatan politik warga negara perorangan-perorangan dalam
peranan mereka sebagai warga negara preman. Partisipasi politik mencakup
kegiatan pejabat-pejabat pemerintah, pejabat-pejabat partai,
calon-calon politik, dan looblyst profesional yang bertindak di dalam
peranan-pernan itu.
Ketiga, kegiatan yang dimaksudkan untuk mempengaruhi pengambilan
keputusan pemerintah. Kegiatan yang demikian difokuskan terhadap
pejabat-pejabat umum, mereka yang pada umumnya diakui mempunyai wewenang
untuk mengambil keputusan yang final mengenai pengalokasian nilai-nilai
secara otoritatif di dalm pengelolaan sebuan perusahaan swasta agar
menaikan tingkat upah maksimum merupakan partisipasi politik.
Di Indonesia masyarakat hari ini mempunyai peran dan fungsi yang
besar dalam melakukan proses demokratisasi. Hal ini sesuai dengan yang
dikemukakan oleh Lucian Pye bahwa
“salah satu unsur pembangunan politik dalam negara berkembang harus
adanya partisipasi dan ketertiban masyarakat dalam politik, baik dalam
proses pengambilan kebijakan maupun dalam proses politik yang lain”.
Partisipasi politik itu sendiri akan mendukung proses demokratisasi
sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yaitu adanya keterbukaan, adanya
kebebasan dan adanya aturan main.
Dalam hal ini masyarakat seolah diberikan kebebasan dalam proses
partisipasi politik, maka untuk mewujudkan negara yang demokratis aakn
semakin mudah karena masyarakat akan semakin paham dan mengerti atas hak
dan kewajiban politiknya yang kemudian muncuk kemandirian dan
pembangunan politik yang sehat di negara berkembang, karena sesungguhnya
negara berkembang harus bisa memberikan pelajaran kepada masyarakat
tentang partisipasi politik dalam keranga pembangunan politik untuk
menciptakan domokratisasi sesuai dengan cita-cita masyarakat.
Pengaruh yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah bahwa dengan
partisipasi politik masyarakat juga akan mendorong kesadaran berpolitik
masyarakat, yang lebih penting bagi kehidupan politiknya adalah
masyarakat akan menjadi lebih cerdas dan terlatid dengan polihan-pilihan
politiknya sesuai dengan kepentingannya.
Proses-proses demokrasi dalam konteks ini seperti partisipasi lokal
sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang dinamis, damai
sejahtera dan mampu menyerap kepentingan masyarakat bawah.
C. Manfaat
Makalah ini di buat bertujuan untuk memperkenalkan Ilmu Politik
secara menyeluruh dan memberikan pemahaman dasar-dasar ilmu politik
serta berbagai masalah yang erat kaitannya dengan ilmu tersebut.
Memberikan kemampuan untuk mengenali dan memahami keadaan sosial dan
politik Indonesia yang ruang lingkupnya dimulai dengan munculnya zaman
modern. Masuknya paham liberal ke Indonesia mengubah struktur sosial
ekonomi dan politik bangsa Indonesia.
Untuk memberikan kerangka berpikir teoritis dalam memahami poiltik
internasional sebagai salah satu bagian terpenting dalam studi hubungan
internasional, tradisi-tradisi filosofis yang mendasari teori-teori
besar politik internasional saat ini, aspek power dan ekonomi
politik dalam hubungan internasional, termasuk di dalamnya adalah
pembahasan mengenai berbagai macam pandangan teoritis terhadap peranan
ekonomi politik dalam hubungan internasional, perusahaan-perusahaan
multinasional (MNCs), masalah-masalah politik lingkungan hidup global
dalam hubungan internasional.
Untuk memahami ide-ide politik atau pemikiran politik secara umum
yang ada pada jaman klasik, jaman baru, sampai pada pemikiran politik
dewasa ini. Setiap pemikir politik dan ide pemikirannya dikupas dan
dihubungkan dengan pemikiran politik dewasa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar